BantencilegonPolitik

Merasa tidak puas, Saksi Paslon 2 Walkout

Cilegon – Sidang Pleno Terbuka berlangsung hari minggu tanggal 26/2, di Hotel The Royale Krakatau Kota Cilegon. Agus Supriyatna, M.Si selaku Ketua KPU Provinsi Banten menjelaskan bahwa agenda sidang pleno masih terkait bahasan rekapitulasi, penetapan dan pengumuman hasil penghitungan suara tingkat Provinsi Banten dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Banten 2017.

Sidang pleno dihiasi beberapa keberatan dari perhitungan suara yang diserukan saksi pasangan calon no.2.” Kami keberatan dikarenakan, Komisi Pemilihan Umum KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) tidak menjelaskan secara detail terkait dengan banyak nya pemilih yang menggunakan Surat Keterangan (Suket) di Kota Tangerang ” Kata Badrul Munir S.H., MH, selaku Kordinator saksi paslon no.2.

Kendati dengan adanya kejadian tersebut, Agus Supriyatna mengatakan “Ini tidak mengubah hasil keseluruhan rekapitulasi dari laporan 8 KPU Kabupaten dan Kota Provinsi Banten sampai menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menentukan kemenangaan dalam Pilgub Banten ini,” ujarnya.

Hasil pantauan sidang pleno tersebut,pasangan calon no.1 Wahidin – Andika unggul dengan jumlah suara sah 2.411.213 juta dibandingkan pasangan calon no.2 Rano – Embay yang mendapat suara sah 2.321.323 juta, selisih sedikit hanya 89.890 suara dari pemilih tetap yang sah 4.732.536 juta di Provinsi Banten. ” Jajaran Polda Banten,Polres Cilegon, Ketua KPU Provinsi Banten, Bawaslu, Danrem Banten, Kepala Kesbangpol serta para saksi pasangan calon turut hadir menjadi saksi kemenangan perhitungan suara pemilihan Gubernur Banten,” paparnya.

Selanjutnya rapat pleno terbuka ditutup dengan penandatanganan berita acara “Alhamdulilah kegiatan berlangsung aman dan lancar, diharapkan siapapun yang kelak terpilih menjadi Gubernur Banten adalah pilihan masyarakat Banten,” tuturnya. ( Ryo)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close